8 Des 2013

Pendidikan adalah upaya sistematis agar manusia memahami hubungan  antarmanusia dan juga dengan mahluk hidup yang lainn dan lingkungannya. Dari pengertian tersebut, dapat dikatakan bahwa pendidikan merupakan dasar pembangunan sebuah negara. Meskipun masih terdapat unsur-unsur teknis yang dalam proses pembangunan harus diatasi melalui pelatihan, bukan berarti pendidikan sekedar pelatihan. Pelatihan pun tidak boleh mereduksi makna pendidikan. Apabila terjadi reduksi pendidikan demi efesiensi dan efektifitas, maka akan terjadi suatu stagnasi proses memahami kemanusiaan, serta buntunya muderenisasi.

Moderenisasi yang diartikan sebagai hasil dari pemahaman total akan kehidupan yang terus menerus berkembang, tentunya tidak mudah dan bahkan tidak mungkin dicapai melalui suatu proses singkat berjudul pelatihan. Melihat fenomena di Indonesia, pelatihan bertebaran di mana-mana di setiap sektor pembangunan seolah makna pendidikan telah tereduksi oleh pelatihan. Moderenisasi hanya bisa dicapai melalui proses pemaknaan hakikat kemanusiaan yang hidup di alam semesta. sehingga moderenisasi hanya akan berhasil melalui proses pendidikan yang benar.

Posisi Pendidikan di Indonesia
Setiap negara baik berkembang maupun bersetatus negara maju, tentunya didasarkan pada bagaimana mereka memandang pentingnya pendidikan dalam suatu pembangunan. Persoalan bagi negara-negara berkembang dan terbelakang adalah menempatkan pendidikan sebagai salah satu sektor pembangunan. Seharusnya pendidikan menjadi dasar dari pembanggunan suatu negara. Apabila pandangan kebijakan masih menempatkan pendidikan sebagai salah satu sektor pembangunan, maka pendidikan tidak akan menjadi pondasi seluruh aspek pembangunan. Menambah porsi pendidikan dari APBN seperti yang dilakukan oleh pemerintah saat ini faktanya tidak memberikan hasil yang signifikan terhadap perubahan hakikat pendidikan. tetapi yang terjadi adalah penggelembungan proyek-proyek yang ada di kelembagaan pendidikan, utamanya Kementrian Pendidikan Nasional. dan juga, pendidikan masih tereduksi oleh pelatihan  yang bernuansa teknis, jangka pendek, materialistis, bahkan masih dilihat bernuansa proyek.

Pendidikan dan Rantai Moderenisasi
Jika moderinasasi dipandang sebagai upaya pemanfaatan teknologi di dalam berbagai sektor kehidupan, berarti moderinasi memiliki hubungan yang sangat terkait dengan pendidikan. Teknologi sebagai bagian dari upaya mencapai suatu moderenisasi merupakan turunan langsung dari ilmu pengetahuan yang bersifat terapan. Sehingga teknologi hanya bisa dicapai dengan adanya kekutatan ilmu pengetahuan. Sedangkan ilmu pengetahuan tidak bisa berkembang apabila tidak adanya manusia yang inovatif. Sedangkan inovasi merupakan hasil dari imajinasi manuisa yang memiliki rasa kebebasa berfikir dan kejernihan hati nurani sebeagai awal dan cikal bakal lahirnya karya dan keindahan. Rantai tersebut hanya bisa dicapai melalui suasana yang kondusif. Suasana kondusif itulah pendidikan. Jadi, pendidikan harus mampu memberikan ruang yang luas agar rantai moderenisasi dapat berkembang dengan baik. Pemaksaan moderenisasi melalui proses bernama pelatihan tidak akan mencapai rantai paling ujung yaitu keindahan. dah manusia yang hidup tanpa keindahan akan terasa kering dan membosankan. Maka dari itu, pendidikan sesungguhnya tidak bisa dipisahkan dengan  pendidikan.

Bersambung.........

0 komentar: